Kamis, 27 Oktober 2011

Benarkah Bumi Adalah Makhluk Hidup?

Jika kita mengaduk bejana hipotesis ilmiah modern, dan memilih manakah di antara mereka yang paling mengaburkan antara garis nyata dan ramalan, kita akan menemukan Hipotesis Gaia berada di puncak rating. Selama empat dekade, gagasan tentang “bumi yang hidup” terus mengumpulkan bukti nyata untuk mendukungnya, para ilmuwan dari berbagai bidang mulai tertarik dengan gagasan tersebut.
Lalu apakah yang dimaksud dengan Hipotesis Gaia? Dinamai menurut Dewi Bumi bangsa Yunani kuno, teori ini menggambarkan planet kita sebagai sebuah sistem yang hidup, bernafas dan sebagai satu kesatuan yang memiliki aturan sendiri.
Lihatlah pada udara yang kita hirup misalnya. Oksigen adalah unsur praktis yang sangat dibutuhkan oleh semua organisme untuk hidup, mulai dari bakteri, ikan hingga manusia. Gas ini selama berabad-abad mengelola 21% komposisi atmosfer bumi yang berkaitan dengan kelangsungan hidup organisme (tumbuhan) yang secara terus menerus melepaskan gas tersebut. Oksigen—elemen yang sangat reaktif—memiliki potensi untuk bersenyawa dengan mineral dan gas lain dari atmosfer dan kerak bumi, mengabur sepenuhnya dalam bentuk senyawanya masing-masing.
Namun walaupun labil, atmosfer Bumi merupakan penyokong kehidupan yang relatif tiada hentinya. Ini adalah salah satu hasil pengamatan dari ahli kimia James Lovelock yang dipaparkan pada konferensi ilmiah yang diselenggarakan di Princeton tahun 1969. Mengemukakan konsep alam semesta sebagai sebuah permainan adu untung semata, Lovelock mendalilkan bahwa bumi dapat bekerja dengan baik seperti layaknya suatu organisme hidup yang maha besar, dia mengorganisir semua bentuk materi, baik itu materi organik maupun anorganik dengan tujuan yang pasti, yakni menciptakan suatu lingkungan yang layak menopang kehidupan di dalamnya. Lepas dari prestasi masa lalunya—khususnya pada saat menciptakan instrumen sensitif untuk pesawat ruang angkasa Viking pada eksplorasi Marsnya—ide Lovelock tentang bumi yang hidup mendulang kritik keras dari para koleganya.

Hal lain yang diangkat Lovelock adalah tidak berubahnya konsentrasi kadar garam air laut, yang tetap berada pada tingkat optimal bagi eksistensi kehidupan. Ilmu pengetahuan telah menemukan bahwa air sungai secara konstan menyeret mineral garam untuk masuk ke laut, namun ketika air laut menguap menjadi bentuk awan, garamnya tidak akan terbawa serta. Jika kita dengan ketat mengikuti cara berpikir logis, kita pasti menyimpulkan bahwa konsentrasi kadar garam di laut semestinya akan meningkat seiring waktu. Namun hal ini tidak terjadi. Konsentrasi kadar garam tidak berubah selama berabad-abad. Menurut mereka yang mendukung Hipotesis Gaia, ini merujuk pada kemampuan kolosal bumi dalam memelihara keseimbangan internal – fenomena yang secara ilmiah sesuai (meskipun pada umumnya berlaku pada organisme sel) layaknya “homeostasis” (sistem keseimbangan internal pada tubuh).
Beberapa pihak percaya bahwa jawaban di balik fenomena ganjil ini mungkin ditemukan pada pembentukan tambang garam: dari waktu ke waktu air membentuk sebuah teluk dan kemudian terkurung oleh daratan. Air menguap dan hanya meninggalkan garam. Daratan inilah yang kemudian tertutup oleh tanah liat dan pasir, yang lama kelamaan mengubahnya menjadi batu karang, mencegah air sungai membawa mineral garam pergi. Apakah mekanisme ini yang mengatur konsentrasi garam, seperti misalnya air tawar (sungai) tidak pernah tidak dapat didiami ikan dan makhluk laut lain? Menurut para pendukung teori ini, hal tersebut bukanlah keadaan yang kebetulan, namun lebih dari suatu proses yang dikendalikan oleh Gaia sendiri.
Contoh terbaru lain yang mendukung keberadaan Gaia adalah datang dari penemuan ilmuwan Universitas Hong Kong, pimpinan Jiu Liao. Selama penelitiannya di sepanjang pantai, tim peneliti ini mencatat bahwa air pasang seolah-olah membuat pesisir pantai “bernafas” seperti udara dan embun yang bersirkulasi melalui tekanan air pada dasar laut. Kasus pernafasan yang paling jelas dapat dilihat pada gelembung udara yang muncul dari lantai pesisir. Air pasang nampaknya mempengaruhi gerakan ritmis dasar laut, menyebabkan sesuatu yang serupa dengan pernafasan tetapi dengan frekuensi yang lebih lambat, tepatnya, tentu saja, disesuaikan dengan ukuran bumi yang mahabesar.
Bukti mengenai bumi yang hidup dan bernafas tidak hanya berhenti di sana: laporan akhir oleh ilmuwan dari Observatorium Mauna Loa Hawaii menunjukkan bahwa konsentrasi karbondioksida (CO2), dari tahun 1955 hingga 1995, bervariasi dalam pola ritmis—naik turun, dengan bukti yang dikumpulkan melalui beberapa stasiun geografi, dan beberapa diantaranya menginterpretasikan seperti layaknya bumi yang sedang menghirup dan menghembuskan nafas.
Hipotesis Gaia berdiri melawan dominasi teori yang berpegang pada gagasan, kondisi yang layak untuk hidup telah dikelola selama beribu-ribu tahun semata-mata hanyalah kebetulan—proses kerja indepen-dent yang terisolasi ini, menciptakan situasi yang lemah. Keyakinan bahwa Bumi adalah sistem yang hidup merupakan gagasan yang hingga kini lebih banyak mendapatkan sikap skeptis daripada mereka yang mendukung, namun pemikiran dapat berubah seiring bukti yang bermunculan

Sabtu, 12 Februari 2011

Ide Unik untuk Hadiah Valentine

Hadiah untuk menunjukkan kasih sayang tak perlu mahal atau berlabel mewah. yang penting adalah seberapa besar perasaan Anda saat memberikan hadiah tersebut. Berikut beberapa ide unik untuk hadiah Valentine, seperti dikutip dari Genius Beauty.
1. Sesuatu yang berhubungan dengan hobi. Cari tahu kegemaran pasangan. Apakah ia suka main musik, memancing atau mengumpulkan action figure. Belilah sesuatu yang berhubungan dengan hobinya. Hadiah itu juga menunjukkkan bahwa Anda selalu mendukung apapun kegiatan kegemarannya.
2. Ciuman di dalam kotak. Berikanlah ciuman sayang Anda dalam bentuk yang berbeda. Masukkan 365 lembar kupon ciuman bikinan Anda ke dalam sebuah kotak yang cantik, lalu berikan pada pasangan. Jelaskan padanya bahwa ia bisa menukar satu kupon setiap harinya untuk mendapatkan ciuman sayang dari Anda. Seru kan?
3. Kolase foto. Kumpulkan foto-foto Anda dan pasangan, dari kecil hingga kini. Buatlah sebuah kolase dan cerita perjalanan cinta Anda dari awal bertemu. Dengan melihatnya, pasangan juga akan mengingat, betapa ia mencintai Anda.
4. Berburu harta karun. Berikan peta padanya, serta petunjuk dan teka-teki. Biarkan ia mengikuti peta tersebut dan mencari hadiahnya sendiri. saat ia menemukannya, Anda tengah menunggunya di sebuah meja dengan makan malam, lilin dan sebuah kado.
5. Petualang waktu. Bikin daftar tempat-tempat kencan Anda saat pertama kali bertemu, atau dalam masa pendekatan. Susuri kembali tempat itu bersama-sama. Nostalgia akan membuat Anda dan pasangan merasa semakin dekat.
Selamat berbahagia!

Selasa, 11 Januari 2011

9 Kebiasaan Menyegarkan Otak

By Petti Lubis, Mutia Nugraheni - Senin, 10 Januari

Wanita Energik
VIVAnews - Rasa jenuh dengan aktivitas sama setiap harinya dapat menimbulkan depresi. Kebosanan ini juga bisa membuat otak Anda merasa 'kurang tertantang'. Jika Anda sering mengalami hal ini, jangan diam saja. Lakukan latihan berikut ini yang bisa membuat Anda seperti memiliki otak 'baru'.
Dorothea Brande, penulis dan editor asal Amerika Serikat yang terkenal dengan bukunya "Wake Up and Live and Becoming a Writer", menyarankan beberapa latihan mental untuk membuat pikiran Anda jadi lebih tajam. Latihan-latihan dimaksudkan untuk menarik Anda keluar dari kebiasaan dan rutinitas, memberikan Anda perspektif berbeda, serta menempatkan Anda dalam situasi yang membutuhkan akal serta kreativitas dalam memecahkan masalah.
Brande percaya, hanya dengan melakukan pengujian dan peregangan sendiri Anda mengembangkan kekuatan mental. Berikut sembilan latihan yang disarankan oleh Brande yang bisa Anda coba, seperti dikutip dari Divine Caroline.
1. Habiskan satu jam setiap harinya dengan tidak berkata apa-apa. Kecuali, untuk menjawab pertanyaan secara langsung, di tengah-tengah kelompok, tanpa menimbulkan kesan bahwa Anda merajuk atau sakit. Cobalah bersikap sebiasa mungkin.
2. Berpikirlan selama 30 menit setiap hari tentang satu subjek. Mulailah dengan berpikir dalam lima menit jika 30 menit terlalu lama.
3. Berbicaralah selama 15 menit per hari tanpa menggunakan kata "Aku", "Saya", dan  "Milik saya".
4. Cobalah untuk diam di tengah keramaian
5. Lakukan kontak dengan orang baru dan biarkan ia menceritakan banyak hal soal dirinya tanpa ia menyadari.
6. Ceritakan secara eksklusif tentang diri sendiri dan kesenangan Anda tanpa mengeluh, membual atau membuat bosan teman Anda.
7. Buat rencana selama dua jam per hari dan lakukan rencana itu dengan konsekuen.
8. Buatlah 12 kegiatan yang dilakukan secara acak dan spontan. Misalnya, sepulang mendatangi tempat makan yang belum pernah dikunjungi sebelumnya lalu pulang bukan dengan naik taksi tetapi ojek. Atau, biasanya pada pagi hari Anda minum kopi, minumlah air putih atau jus. Usahakan kegiatan tersebut berbeda dari rutinitas Anda.
9. Dari waktu ke waktu, luangkan setiap harinya menjawab "Ya" untuk setiap permintaan orang lain, tapi tentunya yang masuk akal.

Jumat, 07 Januari 2011

7 Hal yang Wanita Benci dari Pria


VIVAnews - Wanita mengagumi pria karena berbagai alasan. Entah itu, perhatiannya, tubuh tegapnya, atau kecerdasannya. Namun, ada sejumlah perilaku khas pria yang tidak disukai wanita.
Ingin tahu apa sajakah itu? Simak hasil wawancara sekelompok wanita yang menyatakan hal paling dibenci dari pria, seperti dikutip dari laman Idiva:
1. Ego tinggi
Banyak wanita berharap, pria sedikit menurunkan egonya. Banyak wanita beranggapan, pria selalu tak ingin disaingi wanita, tidak rela jika wanita memiliki kemapuan lebih darinya.
2. Menganggap wanita hanya sebagai objek seks
"Satu hal yang saya benci tentang kebanyakan pria adalah mereka kerap menganggap wanita sebagai inferior dan hanya objek kepuasan seksual. Padahal dalam agama dan budaya wanita adalah sosok yang harus dihormati, tapi wanita masih saja sering diperlakukan buruk,” ujar Miss India 2008, Parvathi Omanakuttan saat menanggapi sikap pria yang paling dibencinya.
3. Terobsesi payudara
Payudara wanita memang menjadi bagian paling menarik perhatian banyak pria. Maka tak heran saat melihat payudara berukuran besar, tatapan pria seakan tak berkedip. Padahal, mereka sering melihat wanita setiap hari, namun tetap saja tatapan pertama yang membuatnya banyak pria terpaku adalah bagian dada wanita. Hal ini membuat kebanyakan wanita merasa risih.
4. Berambut gondrong
Sebagian pria mungkin cocok berpenampilan rambut panjang. Namun, jika tak sesuai dengan bentuk wajah, beberapa wanita tidak menyukai gaya pria dengan rambut gondrong. Dan akan lebih buruk lagi, jika pria berambut panjang menggunakan ikat rambut warna-warni, gel rambut dan mewarnai rambutnya dengan cat rambut pirang. Ini bisa menjadi hal menjijikkan buat wanita.
5. Pria terobsesi penampilan
Pria selalu mengeluh ketika wanita membutuhkan waktu lama untuk berdandan. Tapi ternyata, pria juga butuh waktu lama untuk merapikan diri, mulai dari memilih busana bahkan tak jarang dari mereka juga menggunakan riasan meski hanya sedikit bedak.
6. Seks, seks, seks
Pria begitu terobsesi pada aktivitas seksual sepanjang waktu. Ibarat kompor, dorongan seks pria bagaikan kompor gas. Pria hanya cukup pemanasan sedikit untuk bergairah. Banyak humor diciptakan orang untuk menunjukkan betapa pentingnya seks bagi seorang pria. Kebanyakan wanita beranggapan, mereka hanya mendengar apa yang mereka mau.
7. Pria berbulu
Kebanyakan pria tak rela jika bulu-bulu halus di tubuhnya dipangkas habis. Padahal, sebagian besar wanita merasa jijik saat melihat pria dengan banyak bulu, terutama di bagian dadanya.

Senin, 03 Januari 2011

Gaya Hidup Tak Sehat Tertanam di Usia 16 Tahun

Vera Farah Bararah - detikHealth

<p>Your browser does not support iframes.</p>


img
(Foto:thinkstock)
Basque, Spanyol, Gaya hidup tak sehat bisa menimbulkan berbagai gangguan atau penyakit di dalam tubuh. Berdasarkan survei diketahui gaya hidup tak sehat ini mulai tertanam sejak usia 16 tahun.

Penelii mengklaim pola gaya hidup yang suka mengonsumsi makanan tak sehat, minum alkohol dan jarang berolahraga mulai mendarah daging ketika seseorang berusia 16 tahun.Temuan ini disampaikan oleh Marta Arrue dari University of the Basque Country di Spanyol.

"Perubahan gaya hidup ini akan diikuti dengan berbagai risiko yang akhirnya bisa menyebabkan kualitas atau jam tidur yang kurang," ujar Arrue, seperti dikutip dari Telegraph, Sabtu (1/1/2011).

Arrue menuturkan perhatian khusus harus diberikan pada remaja 16 tahun, karena pada usia tersbeut merupakan titik balik dan juga penentuan kebiasaan apa yang akan dipilihnya, yaitu perilaku sehat atau perilaku yang berisiko.

Dalam penelitian ini diamati 2.018 orang muda di wilayah Basque, Spanyol yang diminta untuk mengisi kuesioner. Data kuesioner ini disusun dan dianalisa berdasarkan jenis kelamin dan juga usia. Diketahui bahwa kebiasaan hidup yang tidak sehat sudah mulai terdeteksi sejak masa remaja awal.

Perempuan menunjukkan perilaku risiko yang lebih besar dibanding laki-laki. titik kelemahan perempuan adalah pada pola gaya hidup modern, masalah tidur, risiko hamil dan juga infeksi penyakit menular seksual. Sedangkan titik lemah laki-laki adalah penggunaan alkohol, obat-obatan dan juga pola makan yang buruk. Kondisi ini dipengaruhi oleg berbagai faktor seperti kurangnya informasi dan juga lingkungan.

"Untuk itu perlu dipertimbangkan kampanye pencegahan yang diutamakan pada kelompok-kelompok berisiko dan bahkan pada remaja berusia kurang dari 13 tahun," ujar Arrue.